Teknik, Unsur, dan Aliran dalam Seni Lukis

Pengertian Seni Lukis Menurut Para Ahli

Ada beberapa pengertian seni lukis menurut para ahli yang diantaranya yaitu:

Menurut Leo Tolstoy “Sumardjo, 2000:62”

  • Ungkapan perasaan pencipta yang disampaikan kepada orang lain agar mereka dapat merasakan apa yang dirasakan pelukis.

Menurut Sukaryono “1998:7”

  • Ungkapan isi hati dan perasaan yang disebut sebagai bahasa seniman yang dikomunikasikan.

Menurut Thomas Munro “Mikke Susanto, 2002:101”

  • Alat buatan manusia untuk menimbulkan efek-efek psikologis atas manusia lain yang melihatnya.

Menurut Soedarso SP “Mike Susanto, 2002:101”

  • Karya manusia yang mengkomunikasikan pengalaman-pengalaman batinnya, pengalaman batin tersebut disajikan secara indah sehingga merangsang timbulnya pengalaman batin pula pada manusia lain yang menghayatinya.

Menurut Bastomi “1992:8”

  • Seni merupakan hasil kreativitas penciptanya yang terwujud dalam bentuk kreasi dari hasil pengolahan yang kreatif dan salah satu sifat seni yang menonjol ialah kebaharuannya.

Menurut Soedarso Sp “1990:11”

  • Lukis merupakan cabang dari seni rupa yang cara pengungkapannya diwujudkan melalui karya dua dimensional dimana unsur-unsur pokok dalam karya dua dimensional ialah garis dan warna.

Menurut Soni Ade & Imam R

  • Lukis merupakan kekuatan peradaban manusia, kekuatan budaya, karena dalam melakukan lukis kita dilatih untuk jeli, cermat dan teliti dalam mengamati berbagai fenomena alam dan kehidupannya.

Menurut Suyanto “2014”

  • Seorang seniman lukis mengatakan bahwa seni lukis merupakan karya seni rupa yang dituangkan dalam bentuk lukisan hasil dari ekspresi jiwa seorang seniman.

Menurut Sudarmaji “1973:9”

  • Mengatakan bahwa, seni ialah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan media grafis, warna, tekstur, volume dan ruang.

Menurut Herbert Read

  • Seni lukis menurut herbert read ialah kegiatan rohani yang merefleksikan pada jasmani, dan mempunyai daya yang bisa membangkitkan perasaan/jiwa.

Menurut Mayers “Dalam Sahman, 1993:55”

  • Menurutnya pengertian seni lukis yang ditinjau dari proses pembuatannya.

Menurut Cleaver “1966:1-2”

  • Seni rupa ialah suatu obyek yang mempunyai kemampuan untuk mengungkapkan dan membangkitkan pengalaman dalam suatu disiplin.

Menurut Myers, “1962:156”

  • Melalui perangkat teknis tersebut, seni lukis mengungkapkan nilai-nilai intelektual, emosional, simbolis, religius dan nilai-nilai subyektif yang lain.

Menurut M. Adler

  • Seni lukis dapat diartikan sebagai sesuatu yang memberikan kesenangan.

Menurut Aristoteles

  • Seni lukis ialah sesuatu yang selain baik juga menyenangkan.

Menurut Slamet Riyanto

  • Seni lukis ialah salah satu bagian dan ilmu desain grafis.

Menurut Jim Supangat

  • Seni lukis ialah suatu upaya menegaskan kembali pengalaman masa lalu pada konteks sekarang.

Menurut Noryan Bahari

  • Seni lukis dalam bahasa ungkapan pengalaman artistik dan ideologi seseorang.

Menurut Harry Sulastianto

  • Seni lukis ialah cabang seni rupa mumi yang berwujud dua dimensi, biasanya dilakukan di atas kanvas dengan menggunakan cat minyak atau cat akrilik.

Menurut Suwarso Wisetrotomo, M Dwi Marianto dan Endah Nawang N

  • Seni lukis ialah sebuah pengabdian dalam gambar, perjalanan pengalaman hidup.

Menurut Galeria Fasya Art Studio

  • Lukis merupakan cabang atau bagian dari seni rupa dimana wujud dari lukis itu sendiri merupakan karya dua dimensi “dwi matra”, walaupun memiliki dasar pengertian yang sama dengan seni rupa, namun lukis memiliki arti yang lebih karena lukis merupakan sebuah pengembangan yang lebih utuh dari sekedar menggambar.

Menurut Ensiklopedia Nasional Indonesia, “1991:525”

  • Seni berasal dari kata latin “ars” yang artinya keahlian mengekspresikan ide-ide dalam pemikiran estetika, termasuk mewujudkan kemampuan serta imajinasi penciptaan benda, suasana yang mampu menimbulkan rasa indah.

Sejarah seni lukis di Indonesia

Seni lukis modern Indonesia dimulai dengan masuknya penjajahan Belanda di Indonesia. Kecenderungan seni rupa Eropa Barat pada zaman itu ke aliran romantisme membuat banyak pelukis Indonesia ikut mengembangkan aliran ini. Awalnya pelukis Indonesia lebih sebagai penonton atau asisten, sebab pendidikan kesenian merupakan hal mewah yang sulit dicapai penduduk pribumi. Selain karena harga alat lukis modern yang sulit dicapai penduduk biasa.
Masuknya pengaruh kebudayaan Eropa dimulai juga melalui aktivitas perdagangan dengan  bangsa Portugis pada pertengahan abad 16. Komoditas utama yang diperdagangkan adalah rempah-rempah, selanjutnya disusul oleh kedatangan bangsa Belanda, Spanyol, dan Inggris. Persaingan ketat dari ketiga bangsa tersebut dalam perdagangan di Indonesia akhirnya dimenangkan oleh Belanda dengan mendirikan VOC.
Dari awalnya berdagang berlanjut menjadi pendudukan dan menguasai pemerintahan berkepanjangan hingga tiga setengah abad dan berakhir tahun 1945. Peninggalan Belanda yang paling penting diwarisi Indonesia saat ini adalah Agama Katholik dan Kristen, sistem pendidikan, serta beberapa infrastruktur berupa jalan dan bangunan fisik.
Pengaruh seni rupa Barat diduga telah mulai masuk ke Indonesia pada abad ke-16 dibawa oleh para pedagang V.O.C yang digunakan untuk hadiah kepada para pembesar kerajaan-kerajaan di Nusantara, seperti lukisan besar yang diberikan kepada seorang raja di Bali, Sultan Palembang, dan raja Surakarta.

20 Jenis Aliran Seni Lukis Beserta Contohnya

  1. Aliran Surealisme

Aliran Surealisme yaitu aliran yang erat hubungannya dengan dunia fantasi, seakan-akan kita melukis dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme seringkali mempunyai bentuk atau lukisan yang tidak logis / seperti khayalan.
Ciri – ciri aliran seni lukis surealisme :
  • Penuh dengan khayalan dan fantasi.
  • Lukisan aneh dan asing.
Tokoh – tokoh aliran seni lukis surealisme :
  • Sudiardjo
  • Amang Rahman
  • Andre Masson
  • Joan Miro
  • Salvador Dali

Contoh Karya Seni Lukis Surialisme

Contoh Karya Lukis Surialisme
Contoh Karya Lukis Surialisme

  1. Aliran Kubisme

Aliran Kubisme adalah aliran seni lukis yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, kubus, segi empat, silinder, lingkaran, bola, kerucut dan kotak-kotak.
Ciri – ciri aliran seni lukis Kubisme :
  • Memiliki bentuk geometris
  • Memiliki perpaduan warna yang sangat perspektif.
Tokoh – tokoh aliran seni lukis Kubisme :
  • Gezanne
  • Pablo Picasso
  • Fernand Leger
  • Robert Delaunay
  • Metzinger
  • Braque

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Kubisme

Contoh karya lukis Kubisme
Contoh karya lukis Kubisme

  1. Aliran Romantisme

Aliran Romantisme merupakan aliran seni lukis yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan indah dan fantastik. Aliran Romantisme melukiskan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti sebuah tragedi, sejarah maupun pemandangan alam dan menampilkan suatu lukisan dengan fantastik.
Ciri – ciri aliran seni lukis Romantisme :
  • Kedahsyatan melebihi kenyataan
  • Penuh gerak dan dinamis.
  • Lukisan memiliki cerita yang emosional dan dahsyat.
  • Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan.
  • Pengaturan komposisi dinamis.
  • Warna bersifat kontras dan meriah.
Tokoh – tokoh aliran seni lukis Romantisme :
  • Raden Saleh
  • Eugene Delacroix
  • Theodore Gericault
  • Jean Baptiste.

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Romantisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Romantisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Romantisme

  1. Aliran Ekspresionisme

Aliran Ekspresionisme adalah aliran seni lukis yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam (baik objeknya maupun senimannya).
Ciri – ciri aliran seni lukis Ekspresionisme :
  • Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang
  • Ungkapan isi hati seseorang.
  • Pemilihan Warna diutamakan
  • Imajinasi seseorang

Tokoh – tokoh aliran seni lukis Ekspresionisme :
  • Affandi
  • Zaini
  • Popo Iskandar
  • Vincent Van Gogh
  • Paul Gaugiuin
  • Ernast Ludwig

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Ekspresionisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Ekspresionisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Ekspresionisme


  1. Aliran Impresionisme

Aliran Impresionisme adalah aliran seni lukis yang berusaha memperlihatkan kesan yang ditangkap objek. Aliran ini biasanya juga memiliki gambar yang tidak mendetail atau sedikit kabur.
Ciri – ciri aliran seni lukis Impresionisme :
  • Goresan kuas pendek dan tebal dengan gaya seperti sketsa, untuk memberikan kemudahan pelukis menangkap esensi subjek ketimbang detailnya
  • Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari sebuah objek untuk kemudian diterapkan di dalam lukisan.
  • Lukisan dibuat di luar ruangan (en plein air)
  • Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa dengan warna berikutnya.
  • Bayangan dibuat dengan mencampurkan warna komplementer (Hitam tidak digunakan sebagai bayangan).
  • Pengolahan sifat transparansi cat dihindari.
  • Warna didapat dengan sesedikit mungkin pencampuran pigmen cat yang digunakan. Diharapkan warna tercampur secara optis oleh retina.
Tokoh – tokoh aliran seni lukis Impresionisme :
  • Claude Monet
  • Aguste Renoir
  • Casmile Pissaro
  • Sisley
  • Edward Degas
  • Mary Cassat

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Impresionisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Impresionisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Impresionisme

  1. Aliran Pointilisme

Pointilisme merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek menggunakan titik-titik.
Ciri – ciri aliran seni lukis Pointilisme :
  • Objek yang dilukis akan terlihat jelas dari kejauhan, dan agak baur jika dinikmati dari dekat.
  • Titik yang digunakan terdiri dari berbagai macam variasi, baik besar-kecil, tebal-tipis, maupun berwarna-hitam putih.

Tokoh – tokoh aliran seni lukis Pointilisme :
  • Rijaman
  • Keo Budi Harijanto.
  • Seurat’s La Parade
  • Vincent van Gogh.

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Pointilisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Pointilisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Pointilisme

  1. Aliran Fauvisme

Aliran Fauvisme adalah aliran seni lukis yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya.
Ciri – ciri aliran seni lukis Fauvisme :
  • Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras.
  • Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya
  • Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat.
Tokoh – tokoh aliran seni lukis Fauvisme :
  • Henry Matisse
  • Andre Dirrain
  • Maurice de Vlamink
  • Rauol Dufi
  • Kess Van Dongen.

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Fauvisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Fauvisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Fauvisme

  1. Aliran Realisme

Aliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari – hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan lain.
Ciri – ciri aliran seni lukis Realisme :
  • Kebanyakan menampilkan tentang kehidupan sehari – hari.
  • Lukisan apa adanya.
  • Lukisan juga terlihat menyatu antara objek satu dengan objek lainnya.

Tokoh – tokoh aliran seni lukis Realisme :
  • Gustove Corbert
  • Fransisco de Goya
  • Honore Umier

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Realisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Realisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Realisme


  1. Aliran Naturalisme

Aliran Naturalisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alami. Aliran naturalisme ini memang mirip dengan realisme, bedanya naturalisme memiliki suatu tambahan agar menjadi lebih indah.
Ciri – ciri aliran seni lukis Naturalisme :
  • Kebanyakan bertemakan tentang alam
  • Memiliki teknik gradasi warna
  • Memiliki susunan perbandingan. perspektif, tekstur, perwarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin
Tokoh – tokoh aliran seni lukis Naturalisme :
  • Raden Saleh
  • Abdullah Sudrio Subroto
  • Basuki Abdullah
  • Gambir Anom
  • Trubus

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Naturalisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Naturalisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Naturalisme

  1. Aliran Abstraksionisme

Aliran Abstraksionisme merupakan aliran seni lukis yang menggunakan bentuk dan warna dalam cara non-representasional. Aliran ini juga dikenal aliran seni lukis yang menghindari peniruan objek secara mentah, memberikan sensasi keberadaan objek dan menggantikan unsur bentuk dan porsinya. Aliran ini dibedakan menjadi 2 yaitu non-figuratif dan abstrak kubistis.
Ciri – ciri aliran seni lukis Abstraksionisme :
  • Aliran ini menampilkan unsur-unsur seni lukis yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam.
  • Bentuk, Garis, dan Warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam.
Tokoh – tokoh aliran seni lukis Abstraksionisme :
  • Clyfford Stll
  • Adolf Got Lieb
  • Mark Rothko
  • Robert Montherwell
  • Bornet Newman

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Abstraksionisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Abstraksionisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Abstraksionisme

  1. Aliran Futurisme

Aliran Futurisme adalah aliran seni lukis yang menggambarkan objek lukisan yang terlihat seperti bergerak. Sebuah objek digambarkan beberapa kali secara perspektif, secara sama. aliran ini menekankan pada keindahan gerak, garis, visual dan warna sebagai seni lukis anti-kubisme yang statis.
Ciri – ciri aliran seni lukis Futurisme :
  • Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan
  • Memperhatikan tentang kedisiplinan, kedinamisan dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan waktu.
  • Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain
  • Memanfaatkan prinsip aneka tampak (multiple viewpoints)
Tokoh – tokoh aliran seni lukis Futurisme :
  • Carlo CarrĂ ,
  • Umberto Boccioni
  • Giacomo Balla
  • Sculptor

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Futurisme 

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Futurisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Futurisme

  1. Aliran Klasikisme

Aliran Klasikisme adalah aliran seni lukis yang menampilkan gambar secara klasik, serta mempunyai karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak ditemukan di nusantara dan di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Romawi dan Yunani.
Ciri – ciri aliran seni lukis Klasikisme :
  • Berisi cerita lingkungan istana.
  • Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis.
  • Objek yang dilukis dalam wujud hiperbolis.
  • Menggunakan batasan-batasan warna yang bersih dan statis.
  • Raut muka tenang dan berkesan agung.
  • Bentuk selalu seimbang dan harmonis

Tokoh – tokoh aliran seni lukis Klasikisme :
  • Bartholome Vignon
  • Jaques Lovis David
  • Jan Ingles

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Klasikisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Klasikisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Klasikisme

  1. Aliran Konstruktivisme

Konstruktivisme merupakan aliran seni lukis yang menekankan pada penggambaran sisi seni sebuah bangunan.
Contoh aliran seni lukis Konstruktivisme (popartustd1a.wordpress.com)
Ciri – ciri aliran seni lukis Konstruktivisme :
  • Objek utama yang dilukis adalah bangunan dan latar yang berada di sekitar bangunan dari satu sudut lukis.
  • Objek bisa berupa banguan kuno, klasik, modern atau bangunan apa pun.

Tokoh – tokoh aliran seni lukis Konstruktivisme :
  • Sprinka
  • Jim Nyoman Nuarta
  • Supankat
  • Laszlo Moholy-nagy
  • Victor Pasmore
  • Liubov Popova
  • Naum Gabo.

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Konstruktivisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Konstruktivisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Konstruktivisme

  1. Aliran Dadaisme

Aliran Dadaisme adalah aliran yang menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic, mengerikan, kekanak-kanakan (naive), terkadang mengesankan.
Contoh aliran seni lukis Dadaisme
Ciri – ciri aliran seni lukis Dadaisme :
  • Seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi.
  • Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras

Tokoh – tokoh aliran seni lukis Dadaisme :
  • Roull Haussmann
  • Duchamp
  • Hans Arp

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Dadaisme

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Dadaisme
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Dadaisme

  1. Aliran Pop Art / Populer Art

Pop Art merupakan aliran seni lukis yang melawan kebosanan dan kejenuhan terhadap seni lukis tanpa objek (sasaran).
Ciri – ciri aliran seni lukis Pop Art / Populer Art :
  • Karya seni lukis pop art sebagian besar berupa seni lukis karikatur yang memuat sindiran, kritik atau humor.
  • Objek biasanya berupa manusia yang digambarkan dalam perspektif/cara pandang lain.
Tokoh – tokoh aliran seni lukis Pop Art / Populer Art :
  • Ris Purnomo
  • Nyoman Nuarta.
  • George Segal
  • Tom Wasselman
  • Yoseph Benys

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Pop Art

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Pop Art
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Pop Art

  1. Aliran Optik

Optik merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek manipulasi visual yang dapat menipu mata.
Ciri – ciri aliran seni lukis Optik :
  • Objek yang dilukis hanya berupa bidang, garis, atau objek yang berwarna hitam putih.
  • Gambar berupa bentuk sederhana dan tidak memiliki detail yang rumit.
Tokoh – tokoh aliran seni lukis Optik :
  • Agus Djaja.
  • Bridget Louise Riley
  • Walter Gropius.

Contoh Karya Seni Lukis Aliran OPTIK

Contoh Karya Seni Lukis Aliran OPTIK
Contoh Karya Seni Lukis Aliran OPTIK

  1. Aliran Primitif

Primitif merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek berdasarkan gaya penggambaran primitif di dinding goa-goa.
Ciri – ciri aliran seni lukis Primitif :
  • Objek yang dilukis berupa tumbuhan, hewan dan manusia dalam bentuk garis sederhana.
  • Detail objek tidak ditonjolkan, hanya pada penggambaran minimalis berupa garis dan aksen sederhana.

Tokoh – tokoh aliran seni lukis Primitif :
  • S. Sudjojono.
  • Ricardo Ponce.

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Primitif

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Primitif
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Primitif

  1. Aliran Pittura Metafisica

Pittura metafisica merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek dengan sentuhan metafisika. Aliran ini merupakan penentang aliran kubisme dan futuristik.
Ciri – ciri aliran seni lukis Pittura Metafisica :
  • Objek yang dilukis biasanya berbentuk boneka yang erat dengan hal yang bersifat metafisika.
  • Objek biasanya berupa manusia yang sedang melakukan aktivitas dengan benda dan latar di belakangnya.
Tokoh – tokoh aliran seni lukis Pittura Metafisica :
  • Giorgio de Chirico
  • Carlo Carra.

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Metafisica

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Metafisica
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Metafisica

  1. Aliran Kontemporer / Posmo / Post Modern

Kontemporer merupakan aliran seni lukis yang tidak terikat oleh pakem dan berkembang sesuai zaman.
Ciri – ciri aliran seni lukis Kontemporer :
  • Penggambaran sebuah objek berupa refleksi situasi juga waktu yang tematik.
  • Objek yang dilukiskan adalah objek yang dinamis, bebas, ekspresif dan mencolok.
    Tokoh – tokoh aliran seni lukis Kontemporer :
  • Frank Auerbach
  • Ida Applebroog
  • Richard Artschwager.

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Kontemporer

Contoh Karya Seni Lukis Aliran Kontemporer
Contoh Karya Seni Lukis Aliran Kontemporer

  1. Aliran Gotik

Gotik merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek dengan garis tebal dan bentuk ramping serta menegaskan sesuatu berdasarkan warna.
Ciri – ciri aliran seni lukis Gotik :
  • Objek yang dilukis biasanya adalah tokoh suci, kesatria, raja dan ratu.
  • Lukisan gaya seperti ini banyak terdapat di kerajaan-kerajaan, rumah ibadah dan juga kastil atau bangunan klasik.

Tokoh – tokoh aliran seni lukis Gotik :
  • Albert Durer
  • Jan Van Eyck
  • Mathias Grunnewald
  • Pieter Droughel.


Related Posts

Teknik, Unsur, dan Aliran dalam Seni Lukis
4/ 5
Oleh