Mudahnya Cara Mengirim Paket Surat Penting Via Kantor Pos

Mau cerita pengalaman  mengirim Surat penting melalui kantror pos. Pernahkan anda mengalami hal yang serupa dengan saya?? bagi teman yang belum pernah mengirim barang penting melalui kantor pos semoga cerita saya ini bisa memberikan sedikit gambaran. Berawal dari seorang keponakan yang lucu datang dari Semarang  kerumah  bersama ayah dan ibunya. Baru berumur 3 tahun tapi udah gede jahilnya juga minta ampun.



Seringkali ponakan ini bermanja - manja sama saya dan omnya, eh kadang juga sering ayahnya godain tu anak.. Si Kecil ini tiba2 buka dompet ayahnya trus ambil sesuatu dipindahin ke dompet neneknya. Saya sih cuek2 aja sama kelakuan ni bocah, sambil lalu terus melakukan berbagai aktivitas hingga sore, Akhirnya tamu ini berkemas untuk pulang sambil menunggu mobil yang akan mengantar. Mereka pun berpamitan setelah seorang saudara datang untuk mengantar ke Terminal, dan goodbyee ponakan kecil ku yang lucu. hati2 dijalan ya..

Selang satu hari sepulang Kakak ke semarang, ibu membuka dompet karena kebetulan saat itu mau beli gas, eh kok tiba2 ada SIM kakak dalam dompet ibu. Setelah diingat - ingat lagi oh iya kemarin si kecil mainan dompet ayahnya sama dompet neneknya.. Duh dasar kelakuan anak kecil kadang sepele tapi efeknya merepotkan juga, gimana kalo kakak besok di Semarang masuk kerja nggak bawa SIM, wah bisa repot kalo kena tilang Pak Polisi. akhirnya cepat2 saya mencari inisiatif untuk mengirimkan SIM tersebut ke Semarang, kebetulan dekat rumah ada kantor pos jadi saya memilih untuk mengirim Surat Penting ini melalui kantor pos saja.

Baca Juga;

Contoh Surat Permohonan Bantuan Dana


Jam 13.25 atau jam 1 siang lebih seperempat jam, saya pergi ke kantor pos. Nah untuk mengirim paket via Kantor Pos Begini langkah-langkahnya :
  1. Datang ke kantor Pos kemudian ambil antrian, atau bisa langsung ke meja Pegawai untuk menanyakan dulu. (Pak saya ingin mengirim SIM ini ke Semarang apa bisa Pak?? biasanya Pegawai Pos : Oh bisa Bu/Pak/Mbak/Mas..) 
  2. Selanjutnya pegawai pos membuka menu pengiriman barang di komputer lalu menanyakan mau dikirim kemana?? alamat detail kalo hafal sebutkan juga kode posnya agar lebih cepat. Kemudian Pak Pos meminta identitas pengirim paket / biasanya KTP untuk di inputkan pada formulir pengiriman paket dikomputer. 
  3. Kalo dulu biasanya kalo mau mengirim paket disodori kertas formulir untuk dilengkapi, tapi sekarang lain, dikantor Pos tingkat kecamatan saja semua sudah komputerisasi dan online sehingga semua data diinputkan oleh pegawai pos tanpa saya harus mengisi kertas formulir pengiriman.
  4. Pada pengiriman paket ini saya memilih paket kilat / tidak menggunakan perangko, dan biasanya paket kilat ini sampai pada tujuan pada hari berikutnya. Nah berhubung saya datangya jam 1 siang lebih, kebetulan Bapak Pegawai Post yang bertugas manangani paket / surat sudah tidak ada, maka paket ini baru bisa dikirim pada hari berikutnya.
  5. Data sudah selesai di input dicek sudah benar maka muncul kalkulasi biasa pengiriman, Barang yang dikirim adalah SIM dengan nilai barang Rp. 250.000,- kemudian dikirim dari Wonosari ke Semarang. Muncul kalkulasi harga Rp. 14.000,- mungkin tarifnya berbeda - beda sesuai dengan nilai barang dan jarak pengiriman barang.  
  6. Lakukan pembayaran dan terima resi pembayaran. Tinggal menunggu paket kita sampai tujuan.

Proses pelayanan ini hanya memakan waktu kurang lebih 5 - 10 menit,  karena sudah komputerisasi dan online, yang lama biasanya menunggu antriannya. Dua hari kemudian kakak telpon dari Semarang kalo paket sudah sampai dikantor ( nah ini salah satu tips ) paket / surat yang ditujukan pada alamat instansi akan lebih cepat sampai dari pada dikirim ke alamat rumah. Karena biasanya paket yang ditujukan langsung kerumah dititipkan di kantor desa dulu, hal ini sudah beberapa kali saya alami. Sekian dulu cerita cara mengirim paket surat penting via kantor pos semoga bermanfaat... Salam Sukses..


EmoticonEmoticon