Pengertian Kekuasaan Menurut Para Ahli Secara Lengkap

Kekuasaan Meurut Para Ahli

  • Menurut Rogers
Kekuasaan merupakan kemampuan seseorang yang dapat mengubah orang atau kelompok lain dalam cara yang spesifik, sebagai contohnya dalam kekuasaan dan pelaksanaan kerjanya.
  • Menurut Ossip K Flechtheim
Kekuasaan sosial merupakan keseluruhan dari kemampuan, hubungan dan proses yang menghasilkan ketaatan dari pihak lain untuk tujuan tujuan yang ditetapkan pemegang kekuasaan.
  • Menurut Ramlan Surbakti
Kekuasaan adalah kemampuan mempengaruhi pihak lain untuk berperilaku dan berfikir sesuai dengan kehendak yang mempengaruhi.
  • Menurut Walterd Nord
Kekuasaan merupakan kemampuan untuk mempengaruhi aliran energi serta dana yang tersedia untuk mencapai suatu tujuan yang berbeda secara jelas dari tujuan lainnya.
  • Menurut Miriam Budiardjo
Kekuasaan merupakan kemampuan seorang manusia untuk mempengaruhi tingkah lakunya kepada sesoorang/kelompok sedemikian rupa, sehingga tingkah laku itu menjadi sesuai dengan keinginan dan tujuan dari orang yang mempunyai kekuasaan itu (Miriam Budiardjo).

Sifat Kekuasaan

Kekuasaan lebih cendrung korup merupakan ungkapan yang sering kita dengar, dalam bahasa Inggris “Power tends to corrupct”. Kekuasan bisa dikatakan melekat pada jabatan atapun pada diri orang tersebut, penjelasan di atas di jabarkan sebagai berikut:
  • Position Power, kekuasaan yang ada pada posisi seseorang pada sebuah organisasi
  • Personal Power, kekuasaan yang ada pada pribadi orang sebagai hubungan sosialnya.
French & Raven mengatakan bahwa ada lima jenis kekuasaan:
  • Kekuasaan memberi penghargaan
  • Kekuasaan yang memaksa
  • Kekuasaan yang sah
  • Kekuasaan memberi referensi
  • Kekuasaan ahli Sumber kekuasaan bila dikaitkan dengan kegunaan, sebagai berikut: 1.Militer & Polisi untuk mengendalikan kekerasan dan kriminal 2.Ekonomi untuk mengendalikan tanah, buruh, kekayaan & produksi 3.Politik untuk pengambilan keputusan 4.Hukum untuk mempertahankan, mengubah, & melancarkan interaksi 5.Tradisi untuk mempertahankan sistem kepercayaan / nilai-nilai

Sumber-sumber kekuasaan

  1. Sarana Paksaan Fisik
  2. Keahlian
  3. Hukum normatif
  4. Status sosial
  5. Harta kekayaan
  6. Popularitas
  7. Jabatan
  8. Massa yg terorganisir

Legitimasi Kekuasaan

Di pemerintahan memiliki makna yang berbeda: “kekuasaan” diartikan sebagai “kemampuan untuk mempengaruhi seseorang agar bisa melakukan sesuatu yang jikga dilakukan”, akan tetapi “kewenangan” ini akan mengacu pada klaim legitimasi, hak dan pembenaran untuk melakukan kekuasaan. Contohnya, masyarakat diperbolehkan pemilik kekuatan untuk menghukum para kriminal dengan hukuman mati tanpa ada sebuah peradilan sedangkan orang-orang yang beradab percaya terhadap aturan UU dan hukum serta menganggap bahwa hanya dalam suatu pengadilan yang menurut hukum bisa mempunyai kewenangan untuk memerintahkan hukuman mati.

Kekuasaan bersifat positif

Merupakan Kemampuan yang dianugerahkan oleh Allah kepada individu sebagai pemegang kekuasaan tertinggi yang dapat mempengaruhi dan mengubah pemikiran orang lain atau kelompok untuk melakukan suatu -tindakan yang diinginkan oleh pemegang kekuasaan dengan sungguh-sungguh dan atau bukan karena paksaan baik secara fisik maupun mental. Namun di dalam kekuasaan tidak semuah yang berkuasa memiliki kewenangan, karena kewenangan bersifat khusus.

Kekuasaan bersifat Negatif

Merupakan sifat atau waktu dari seseorang yang arogan, apatis, dan egois dalam mempengaruhi orang lain untuk melakukan tindakan yang ingin dipegang kekuasaannya dengan cara paksaan atau tekanan baik mental maupun fisik. Biasanya pemegang kekuasaan yang memiliki sifat negatif tersebut tidak mempunyai kecerdasan intelektual serta emosional yang baik, mereka hanya berfikir pendek dalam mengambil keputusan tanpa harus melakukan pemikiran yang tajam dalam pengambilan keputusan, bahkan mereka tidak bisa menjalankan perintah yang mereka perintahkan kepada orang lain yang berada dibawah kekuasaannya sebab keterbatasan daya pikir. Dan umumnya kekuasaan dengan karakter negatif itu hanya mencari keuntungan pribadi/golongan diatas kekuasaannya.

Contoh Kekuasaan

Contohnya Presiden, ia membuat UU (subyek dari kekuasaan) tetapi juga harus tunduk pada Undang-Undang (objek dari kekuasaan).

Related Posts

Pengertian Kekuasaan Menurut Para Ahli Secara Lengkap
4/ 5
Oleh